Selasa, 29 Januari 2013

Lebih pinter mana?? kamu atau smartphone-mu??

Pertanyaan-nya, "Lebih pinter mana kamu dibanding handphone smartphone mu??"

Pagi ini terasa begitu berbeda dengan tubuh yang lebih segar dan fit. Gw udah sarapan dan makan seperti tidak di hari biasa nya. Pagi ini gw sudah terlibat percakapan yang ceritanya gw di dunia bernama twitter. Dunia yang menurut gw paling asik saat ini. Informasi dan kreatifitas berpadu dalam 140 karakter yang disajikan dalam bentuk tweet. Twitter,,,

Seperti hari biasa, nge-tweet dan berbicara sesuai apa yang ada di pikiran gw. Bermula dari sebuah samberan tweet dari salah seorang temen yang kemudian berlanjut menjadi sebauh sahut-menyahut dari akun-akun temen gw yang lain. Hingga muncul sebuah pertanyaan yang nge-rituit kurang lebih isinya seperti judul tulisan gw kali ini. Pinteran mana kamu dibanding smartphone mu??

Oke, gw mulai analisis.
Smart = Pintar

Dalam KBBI, pintar bermakna cakap atau ahli. Atau mampu dalam melaksanakan sesuatu. Dikaitkan dengan handphone pintar alias smartphone. Kata pintar baru mencakup kemampuan dalam berkomunikasi. Baik itu berupa interaksi, surat menyurat, sms, email, telpon, pengingat, penunjuk waktu, converter, auto, akses internet, media player, wifi, kirim mengirim, dan lain-lain. Sejauh itu baru sebatas hal yang sejenis demikian.Dan smart nya ini handphone cuma sebatas apa yang udah di-program-kan ke dalam nya. Sederhana nya dia ga bisa mengembangkan kepintaran nya sendiri atau pun bertindak di luar kepintaran yang terprogram.

Sedangkan kalo dirunut sesuai defenisi kata pintar menurut KBBI, pintar ga cuma komunikasi.
 Pintar juga mencakup banyak aspek kehidupan manusia. Mulai dari berpikir, belajar, bertindak, bekerja, bersosialisasi, memilih, dan lain-lain.

Lanjut ke kata dasar phone. Atau dalam bahasa indonesia disebut telepon.
Lagi-lagi gw coba cek keberadaan defenisi kata ini ke Kamus Bantuan Berbahasa Indonesia. Hasilnya, yang dimaksud telepon adalah pesawat dengan listrik dan kawat yang berfungsi sebagai alat untuk bercakap-cakap antara dua orang yang berjauhan tempat. Kalo jaman sekarang seiring perkembangan jaman, telepon sudah tidak menggunakan media kawat sebagai penghubung, tetapi telah berevolusi menggunakan media signal atau pemancar.

Nah, sekarang gw coba bandingin dengan manusia yang tetap bisa berkomunikasi walau tanpa menggunakan telepon sebagai media penghubung untuk bercakap-cakap dari tempat yang berjauhana satu sama lain. Semisal menggunakan jasa pos, internet, kurir, atau mungkin jasa burung merpati. Jadi kesimpulan nya, manusia tetap bisa berkomunikasi dan bercakap-cakap tanpa telepon kok.

Sepertinya sekarang gw udah bisa menjawab pertanyaan utama pada tulisan gw kali ini. Kayanya ga usah bertele-tele lagi deh, kan ceritanya gw cuma ragu dan berhati-hati dalam menjawab pertanyaan ini. Kanga lucu kalo gw salah jawab,,, -___-

Pinter mana?? kamu atau smartphone-mu??
Jawabannya : Pinteran gw lah... !!! ^_^

~13~
~SMARTPHONE~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar